Selasa, 14 Oktober 2008

TernYata biKiN biNguNg!!

Aku tidak pernah sadar bahwa aku sedang memujanya, menempatkannya dalam ruang paling tertutup dalam hatiku. Aku tak tahu keistimewaanya. Dia bukan tipeku!

Mungkin waktu telah membuktikan kekuatannya, kebersamaan telah menunjukan keajaibannya, dan si pemanah cinta tersenyum karena tamengku mampu ditembusnya.

Mana aku tahu bahwa rasa ini akan mengancamku dengan kekhawatiran. Sungguh aku tak tahu, akankah aku bisa merelakan cinta itu pergi.

Pada siapa aku katakan ini?

Bahwa sampai saat ini aku tidak mau melihat dia bersama yang lain.

Hatiku terlalu egois untuk memahami perasaan orang lain.

Aku ingin dia, yang seperti dia. Tapi tidak sekarang!

Dan sekarang aku hanya ingin lihat dia sendiri saja, sama seperti aku yang sendiri.

Terserah apa katamu! Aku memang egois.

Aku menyerah memahami cinta, aku menyerah menyelami rasa itu lebih dalam.

Aku tak pernah mau terima kalah, karena aku tak pernah merasa berperang.

Aku tahu, hanya aku yang tahu bahwa aku telah berbohong pada banyak orang.

Mencintaimu bukan hina. Tapi aku memang terlalu hati-hati mengakuinya

0 comments:

Posting Komentar