Walaupun dia bukan cinta pertama, tapi dicintai dan mencintai dia adalah anugrah. Aku yakin aku juga bukan cewek pertama yang pernah dia sayangi, dan begitupun sebaliknya. Toh, sering kali kita berjumpa dengan orang2 yang tidak tepat untuk menemukan yang paling tepat.
Pernah tidak membanyangkan kisah bagaimana kedua orang tua kita di satukan akhirnya muncullah kita di dunia. Bagi mereka kita adalah anugrah. Tapi bagi kita cinta yang tumbuh di antara orang tua kita adalah anugrah. Anugrah yang menganugrahkan kita.
Aku pernah membanyangkan kisah romantis antara kedua orang tuaku. Aku bersyukur karena aku dilahirkan dan dibesarkan dengan anugrah yang terus dipertahankan. Kemudian tahun cepat berganti, kehidupan terus berjalan. Sekarang, anugrah itu Tuhan berikan juga padaku.
Aku tidak pernah membayangkan dia adalah mister "right person, in the right time"ku. Memikirkannya saja tidak pernah. Tapi pena Tuhan memang selalu menuliskan jalan cerita yang tak pernah terbayangkan.
Dulu Dia ijinkan aku untuk menikmati siapa saja yang aku suka. Menikmati argumen-argumenku tentang lawan jenis yang ideal bagiku. Membiarkan aku melihat-lihat, dan menetapkan "model" calon pasangan hidupku. Dia biarkan aku patah hati, kesepian, bahkan seolah-olah menjadi tidak perduli lagi dengan titik air yang terus meluncur kala sakit hatiku. Tapi Tuhan punya rahasia, ada kejutan di balik semua hal yang Dia ijinkan terjadi.
Ketika semuanya ada sampai hari ini, dimana masa pacaran dengannya berlanjut ke suatu bagian waktu yang lebih serius lagi, aku menyadari bahwa kebersamaan aku dan dia adalah salah satu kisah romantis dari Tuhan. Berawal dari mana dan akan berakhir seperti apa? Saya tidak tahu. Tapi yang saya tahu, saya akan ada terus dalam kisah yang ditulis-Nya. Aku tidak suka Penulis lain. Thanks, God..
Ketika sekarang kami sudah berpikir dengan matang dan memutuskan untuk melanjutkan kisah kami menjadi lebih serius, aku harap waktu ini juga ada dalam episode yang Kau tulis.
Published with Blogger-droid v1.7.4
1 comments:
semoga langgeng
Posting Komentar